Title : Who Are You?
Type : family,friendship,relationship
Main Cast : Choi mi young
Cho kyu hyun
Support cast : Choi Siwon
Lee sungmin
Kim tae ra
Kim jong woon(yesung)
Kwon soo rin
Lee hyuk jae
+++++++++++++++++++++
"Mi young~ mi young~"
"Ne,oppa"
"Main lagi yuk"
"Tapi ini udah jam 3 pagi,oppa"
"Sekaliiiiiiiii lagi deh. Mau ya ya ya ?"
"Sekali lagi,kalo aku menang,oppa harus makan sayur! Hahaha"
"Tidak mau! Itu curang! Jika aku menang,aku akan suruh kamu cuci mobil ku! Hahaha"
"Baiklah....siap-siap makan sayur ya oppa hahaha"
30 menit kemudian
"YES!!!! MENAAAAAANG! Kau harus mencuci mobilku mi young~"
"Ah Sial! Baiklah besok akan kucuci mobilmu oppa. Sekarang aku mau pulang. Mau tidur. Ngantuk banget nih oppa. Tanggung jawab kalo besok aku tidur di kelas!"
"Laaaaaaah kok udahan mainnya? Yaaaaaaah"
"Besok kita main lagi ya oppa. Selamat pagi. Jangan lupa tidur,oppa"
"Selamat pagi dan selamat tidur juga,maaf membuatmu jadi pulang dan tidur pagi-pagi buta begini lagi. Mimpi indah ya"
"Ne,tidak apa-apa oppa. Annyeonghaseo"
"Annyeonghaseo"
*ckrek*
++ Author Pov ++
Setelah kurang lebih 8 jam bermain game bersama kyu hyun, mi young pulang ke rumahnya yang kebetulan tidak jauh dari rumah kyu hyun, ia masuk ke kamarnya dan merasa sangat pusing. Mungkin karena kebanyakan bermain game dengan kyu hyun.
ditempat lain....
*good morning~good morning~*
Alarm di ponsel tae ra berbunyi menandakan sudah pukul 6 pagi waktu korea selatan.
"Ummmmm......males bangun. Masih ngantuk!!"
Tiba-tiba ponsel tae ra berbunyi lagi, tapi bukan bunyi alarm.
*neol bogo sipdago~ Tto ango sipdago~ Jeo haneulbomyeo gidohaneun nal~*
"Ne oppa"
"Bangun tae ra, kau mau sekolah tidak ?"
"Ne oppa. Aku akan segera bangun. Sampai nanti oppa"
"Sampai nanti"
*klik*
"Baiklaaaaaaah! Aku jadi semangat buat ke sekolah!"
Tae ra lari ke kamar mandi. Setelah selesai mandi ia cepat-cepat berganti pakaian dan sarapan lalu berangkat ke sekolah. Ternyata yesung,pacarnya baru saja meneleponnya. Makanya ia jadi bersemangat untuk pergi ke sekolah.
++ mi young pov ++
"Aigo~ kepalaku pusing sekali!"
"Mi young kau baik-baik saja ?"
"Ne oppa, aku akan segera turun."
Tiba-tiba semuanya gelap.......
"Mi young kau sedang apa di atas ? Cepat turun! Kita bisa telat!"
1 menit tidak ada jawaban
"Mi young ? apa benar kau baik-baik saja ?"
2 menit tidak ada jawaban. Siwon oppa naik ke kamarku.
"OMO!!! Kau kenapa mi young ?! Bangunlah! Bangun!"
Itu suara oppa terakhir yang aku dengar. Setelah itu semuanya sunyi.
++ Author Pov ++
Mi young tidak masuk sekolah hari ini. Ia dibawa oleh siwon ke rumah sakit karena tiba-tiba pingsan lalu siwon menelepon wali kelas mi young dan wali kelasnya sendiri. Siwon duduk di bangku SMA dan sekarang sudah kelas 3 sementara mi young masih kelas 1 SMA. Mereka tinggal berdua,karena orang tua mereka harus mengurus perusahaan keluarga Choi di Seoul. Siwon sekelas dengan yesung dan tae ra, sedangkan mi young sekelas dengan soo rin, kyu hyun, dan hyuk jae atau sering di panggil dengan eunhyuk.
*teng....teng....teng*
"Annyeonghaseo,anak-anak. Bapak mendapat kabar bahwa hari ini Choi mi young tidak dapat masuk sekolah di karenakan sedang sakit. Tadi kakaknya yang memberitahukan ke bapak."
"Yaaaaah mi young pakai acara sakit lagi. Aku duduk sama siapa dong ? Hu-uh"
"Sama aku aja mau enggak ?" Tiba-tiba eunhyuk mendekati soo rin.
"Sama kamu ? Ehehehe enggak deh makasih. Aku duduk sendiri aja"
"Yaudah, tapi kalo kamu kesepian aku bisa pindah kok"
"Eh enggak kok enggak. Makasih"
Eunhyuk terdiam kesal karena ia gagal mendekati soo rin.
"Aigo. Kenapa mi young jadi sakit gini ya? Apa jangan-jangan gara-gara aku ajak dia main game sampai jam 3 pagi" kyu ngomong sendiri.
"MWO?! Jam 3 pagi?! Kau ajak seorang yeoja main game sampai jam 3 pagi?! Kau ini gila atau apa sih kyu?!"
"Hehehe ne, abis seru tau kalau main game sama dia. Anaknya asyik banget udah gitu susah banget dikalahinnya"
"Michigetda! Aku tak mengerti jalan pikiranmu!"
"Nanti setelah pulang sekolah aku akan jenguk dia. Sekalian minta maaf. Kau mau ikut?"
"Sepertinya aku tidak bisa ikut. Aku ingin pulang terus latihan dance. Titip salam aja ya buat mi young"
"Dasar kau dancing machine. Baiklah akan aku sampaikan"
++ Siwon Pov ++
"Dok, sebenarnya adik saya kenapa? Dia sakit apa?"
"Apa adik anda suka keluar pada malam hari? Atau sering terkena angin malam?"
"Mmmmhhh....Akhir-akhir ini sih dia suka pulang di atas jam 12 malam karena bermain game dirumah temannya. Memangnya kenapa dok?"
"Ia terlalu banyak mengirup angin malam yang tidak baik bagi kesehatan tubuhnya. Paru-parunya ada yang rusak. Dan kemungkinan akan menyebar ke organ tubuh yang lain"
MWO?!!!!!!
"Tapi apakah adik saya bisa sembuh ?"
"Hanya tuhan yang tahu. Kami tim medis hanya bisa berusaha semampu kami"
"Tolong,dok bagaimanapun caranya adik saya harus sembuh! Berapun biayanya akan saya bayar! Yang penting dia bisa sembuh. Tolong,dok. Saya mohon. Lakukan yang terbaik untuk adik saya..."
"Ne. Akan kami usahakan. Kami akan melakukan operasi sekarang juga."
"Ne,dokter. Tolong lakukan yang terbaik untuk adik saya." Kataku lemas.
Aaaaaaaarrrgh! Apa yang harus kulakukan sekarang?! Aku harus bilang apa ke umma dan appa?! Aaaah aku hanya seorang oppa yang tidak berguna bagi dongsaengnya!!!!!!
++ kyu hyun pov ++
kata pembantunya, mi young di bawa ke rumah sakit dekat sini. Semoga dia baik-baik saja.
"Siwon,hyung!!!"
"Kyu?"
"Hosh... Bagaimana keadaan mi young? Hosh.. Hosh..."
"Kau lari kesini?"
"Ne,hyung..hosh...hosh... bagaimana keadaannya ?"
"Mengapa kau selalu mengajak mi young bermain game sampai larut malam?!"
"Mianhaeyo,hyung. Ini memang salahku. Aku tidak tau kalau akan seperti ini keadaannya"
"Tidak apa-apa. Aku tidak akan menyalahkanmu. Karena terlalu sering terkena angin malam, paru-paru mi young ada yang rusak dan kemungkinan kerusakan itu akan menyebar ke organ yang lain. Sekarang ia sedang di operasi semoga saja semuanya berjalan lancar."
"MWO?! Separah itukah?! Mianhaeyo,hyung. Aku betul-betul babo"
"Sudahlah, kyu. Jangan menyalahkan diri sendiri seperti itu. Semua sudah terjadi. Tidak ada yang perlu disesali." Hyung menegarkanku. "Lebih baik kita berdoa,semoga mi young bisa sembuh dan berkumpul bersama kita lagi. Amin"
"Ne,hyung. Amin" kataku lemas.
Sejam kemudian seorang dokter keluar dari kamar operasi tempat mi young.
"Dok! Dokter! Bagaimana keadaan adik saya?!"
"Ya dok bagaimana keadaan mi young?! Apa dia baik-baik saja?! Dia pasti baik-baik saja kan dok?!"
"Berkat doa kalian dan mukzizat yang diberikan oleh Tuhan, mi young-sshi berhasil di tolong. Tapi, efek sampingnya dari operasi ini , ia akan lupa dengan apa yang sudah terjadi dalam waktu dekat ini. Tapi ini tidak akan menjadi amnesia permanen. Hanya untuk sementara waktu saja"
"Thanks God,engkau kembalikan mi youngku"
"Terimakasih Tuhan. Gamsahamnida dokter. Boleh kami menengoknya sekarang ?"
"Ne. Cheonmaneyo. Silahkan, tetapi setelah saudari mi young di pindahkan ke ruang rawat inap."
"Baik dok, sekali lagi terimakasih banyak."
"Gwaenchansseumnida, itu sudah kewajiban saya sebagai dokter. Ada pasien lagi yang harus saya tanggani. Sillyehamnida."
"Ne"
1 jam kemudian setelah operasi mi young selesai, aku dan hyung menjenguknya dikamar
"Annyeonghaseo, mi young. Bagaimana keadaanmu?"
"Ah oppa. Aku baik-baik saja. Memangnya aku kenapa?"
"Kau baru saja selesai operasi. Kau membuat kami cemas."
"Mmmmmh.... Kau siapa? Aku pernah melihatmu. Tapi aku lupa siapa namamu?" Mi young menunjuk ke arahku
Mi young....dia melupakanku? Bagaimana mungkin? Apa ini efek yang dikatakan oleh dokter tadi? Aku saling berpandangan dengan Siwon hyung yang nampak shocked.
"Ah tidak, aku bukan siapa-siapa. Kita baru bertemu sekarang kok" aku berbohong
"Siapa namamu?"
"Errrr......Cho....eh... Jonen Lee Sungmin imnida" mianhaeyo sungmin hyung, aku meminjam namamu. Aku melirik Siwon-sshi supaya ikut berpura-pura.
"Lee sungmin? Nama yang indah. Oh ya, kau temannya oppa?"
"Mmmh.... Saengie, kau harus istirahat sepertinya. Jangan banyak bicara dulu ya. Kondisimu masih lemah." Siwon hyung mencoba mengalihkan pertanyaan mi young
"Aku pulang dulu ya. Ada urusan. Kau cepat sembuh ya mi young. Annyeonghaseo" kataku cepat-cepat
"Mi young, oppa mau mengantarkan kyu...eh...sungmin ke depan dulu ya. Kau istirahat saja disini."
"Ne,oppa. Sampai bertemu lagi sungmin oppa"
Aku hanya tersenyum. Sakit sekali rasanya di lupakan oleh orang yang kita sayang.
*ckrek* siwon oppa menutup pintu kamar mi young
"Mengapa kau berbohong?!"
"Aku tak ingin membuatnya mengingatku lagi. Aku yang sudah menyebabkan dia seperti ini, hyung. Ini memang pantas aku dapatkan. Di lupakan oleh mi young. Hyung, tolong jangan beritahukan mi young yang sebenarnya."
"Baiklah kalau itu maumu."
"Gomawo,hyung. Aku harus ke dorm sekarang"
"Cheonma~ nanti aku menyusul. Hati-hati dijalan, kyu"
Aku melambaikan tangan ke arah Siwon oppa dan melangkah keluar rumah sakit dan pulang ke dorm. Aku masih tidak percaya mi young kalau melupakanku.
++ mi young pov ++
Siapa ya namja tadi? Aku pernah melihatnya tapi dimana? Dan namanya bukan sungmin sepertinya, tapi siapa?! Aaaaaarrrghh!!! Kepalaku sakit jika mencoba mengingat namja itu!!!! Siapa dia sebenarnya?!
*ckrek* pintu kamarku terbuka. Ada dua orang yeoja dan dua orang namja. Aku kenal mereka. Dua orang yeoja itu soo rin dan tae ra onnie dan dua orang namja itu oppaku, siwon dan yesung oppa,pacarnya tae ra onni.
"Annyeonghaseo mi young~" soo rin berlari kearahku memelukku.
"Annyeonghaseo soo rin~"
"Annyeonghaseo mi young saengie~"
"Ah..annyeonghaseo tae ra onni. Apa kabar?" Kataku sambil melepas pelukan soo rin.
"Hahaha harusnya aku yang bertanya, kamu apa kabar?"
"Aku baik onni~"
"Kau membuat kami cemas tau" yesung oppa mengelus kepalaku, membuat rambutku berantakan.
"Mianhaeyo oppa tapi jangan membuat rambutku berantakan dong hu-uh"
"Siwon, dimana kyu? Apa dia kesini tadi?"
"Oppa,Siapa itu kyu-sshi?" Tanyaku ke yesung oppa dan siwon oppa.
"Errr....dia maknae di super junior,saengie."
"Apa aku juga mengenalnya?"
"Iya lah mi young kamu kenal dia. Malah kamu deket banget sama dia. Kok kamu jadi pelupa gini sih?" Perkataan soo rin ini membuat aku semakin bingung
"Aku tidak pernah mengenal yang namanya kyu" aku menggeleng "dia siapa sih? Kalian punya fotonya? Aku ingin lihat"
"MWO?!"
Semua orang yang menjengukku di kamar itu saling pandang membuatku semakin bingung. Tiba-tiba aku merasakan kepalaku sakit sekali
"Arrrrghhh!!!! Kepalaku sakit!!!!"
"Aigo saengie! Oppa bilang juga kamu harus istirahat!"
"Aku akan panggilkan dokter!" Tae ra onni berlari keluar
"Arrrghhhhh!!! Aku tidak bisa mengingat siapa itu kyu-sshi!!!"
"Sudahlah mi young. Kau harus istirahat sekarang!" Larang soo rin
"Ada apa ini? Tolong keluar dulu ya"
"Ne, dokter"
Dan mereka meninggalkanku untuk diperiksa oleh dokter. Kepalaku masih sangat sakit. Tapi aku akan berusaha mengingat siapa itu kyu-sshi.
++ author pov ++
Diluar siwon menceritakan semuanya ke yesung,tae ra dan soo rin. Mereka kaget dan tidak percaya karena hanya kyu yang dilupakan oleh mi young.
1 tahun kemudian setelah operasi, mi young bersekolah di Seoul karena orang tuanya tidak mau lagi terjadi hal seperti ini. Dia jadi jarang bertemu siwon,kyu hyun,tae ra,soo rin, yesung,dan eunhyuk. Dia juga tetap tidak bisa mengingat siapa itu kyu hyun. Dia hanya mengenal kyu hyun sebagai lee sungmin dan bertemunya hanya saat mi young liburan ke incheon.
Hari ini mi young pulang ke Incheon. Ia menghabiskan waktu liburannya di Incheon dengan kyu di sebuah taman.
Hari ini adalah ulang tahun kyu, dia tidak berharap banyak pada hari ulang tahunnya ini. Ia hanya berharap mi young bisa mengingatnya lagi. Mengingatnya sebagai cho kyu hyun bukan lee sungmin.
"Sungmin oppa~ kalau melihat mobil, aku mengingat sebuah janji. Tapi aku lupa aku membuat janji itu dengan siapa"
"Hahaha mungkin kau membuatnya dengan seseorang"
"Yaiyalah oppa. Masa aku ngebuat janji sama setan hahaha"
"Hahaha, eh ke taman itu yuk. Kita makan ice cream. Kau suka ice cream kan?"
"Ne oppa,kenapa kau bisa tau makanan kesukaanku adalah ice cream?
"Itu....karena...."
"Ya itu tidak penting sekarang ayo kita makan ice cream~"
"Ne"
Sesampainya di taman, mereka melihat seorang yeoja dengan seorang namja yang sudah tidak asing lagi.
"Ssssst oppa! Sini deh, itu kan soo rin sama eunhyuk-sshi kan?"
"Mana? mana?"
"Itu tuh di sana. Yang lagi duduk. Sepertinya serius banget suasana disana"
"Kesana yuk!" Kyu menarik tangan mi young
"Tunggu oppa! Nanti kalau kesana kita menganggu mereka. Mending kita disini aja"
"Ne ne~ aku menurutimu" kata kyu mengikuti mi young jongkok di semak-semak
++ soo rin pov ++
"Ada apa kamu nyuruh aku kesini?"
"Nggggg..... Sebenernya aku mau ngomong sesuatu ke kamu"
"Apa ?"
"Kenapa kau selalu bersikap jutek kepadaku?"
"Kau hanya ingin menanyakan hal itu?"
"Kenapa kau selalu pergi jika aku mendekatimu?"
astaga! Aku harus jawab apa??!!
"Hey, eunhyuk-sshi! Aku harus jawab dari yang mana dulu?! Kau kalau bertanya satu-satu dong!"
"Kenapa kau tidak mau mengangkat telepon atau membalas sms ku?"
Aigo~ hyuk kenapa sih aneh banget pertanyaannya dari tadi
"Kau boleh menjawab dari yang mana saja. Jawab dengan jujur!"
Aku harus jawab apa tuhan?! Aku benar-benar bingung!
"Nggg.....itu karena...."
"ANNYEONG SOO RIN. ANNYEONG EUNHYUK-SSHI CIE BERDUAAN HAHAHA"
Tiba-tiba mi young muncul di depan kami. Huft... Gomawo mi young, kau penyelamatku dari pertanyaan-pertanyaan anehnya si eunhyuk.
"Heh mi young kau juga berduaan dengan kyu!"
"MWO?! Kyu?! Dia sungmin oppa bukan kyu! Aku tidak kenal siapa itu kyu!"
Upsssss.... Sepertinya eunhyuk keceplosan! Ini bisa gawat!
"Errrrrr..... Eunhyuk-sshi sepertinya kita harus pergi deh. mi young kami duluan ya. Annyeong~"
aku menarik tangan eunhyuk pergi dari tempat itu.
"Apa-apaan sih tarik-tarik?!"
"Kamu tuh keceplosan tau! Bisa bahaya!"
"Biar mi young tau yang sebenernya. Kamu enggak kasihan apa sama kyu?!"
"Aku kasihan tapi mau gimana lagi ini kemauannya kyu!"
"Sudahlah! Jika bertemu denganmu pasti hawanya ribut mulu. Kapan sih kita bisa akur?!"
"Nanti kalau sudah kiamat!"
"Ne ne ne ~ terserah kau saja lah soo rin! Aku capek harus seperti ini terus! Aku mengajakmu kesini karena aku mau bilang....errr mau bilang....saranghaeyo, kwon soo rin!"
MWO???????!!!!!!!!!
"Eh ??"
"Kok 'eh' ? Beneran nih! Serius!"
"Errrrr.... Kaget aja"
"Bilang 'nado saranghaeyo' dong!"
"Errrr....."
Eunhyuk lalu menarik dan memelukku. Aku terdiam. Apa aku emang harus bilang 'nado saranghaeyo' ke dia ?
"Eunhyuk-sshi.....nado....nado...sar...saranghaeyo"
"You always be my girl, soo rin"
"Mianhaeyo hyuk"
aku memeluknya dengan kuat dan menangis
"It's ok. I'm here now. Beside you. Always stay in your heart."
"Ne~ aku percaya."
Kataku sambil tersenyum.
Hari ini hari yang benar-benar indah buat aku dan eunhyuk. Kami berpacaran sekarang dan semoga untuk selamanya.
++mi young pov++
"Aduuuh mereka so sweet banget ya oppa? Aku ingin menjadi soo rin"
"Kau mau dipeluk eunhyuk-sshi? Aku sih tidak mau kalau jadi kau"
"Bukan itu maksudku! Aku juga tidak mau jika dipeluk oleh eunhyuk-sshi"
"Aku kira kau mau dipeluk olehnya hahaha"
"Oppa,aku harus ke dorm. Kau mau ikut?"
"Memang ada apa disana?"
"Aku ada janji dengan minho-sshi juga aku sudah lama tidak bertemu taeyeon onni"
"Baiklah aku akan mengantarmu, tapi aku tidak masuk ya"
"Baiklah oppa,gomawo"
Sesampainya di dorm, aku melangkah masuk, melambaikan tangan ke sungmin oppa. Ketika aku membuka pintu dorm, aku melihat poster besar super junior. Aku medekatinya. Mengamati semua member satu-satu. Aku menyentuh foto Sungmin oppa dan tersenyum menatapnya. Tiba-tiba seorang namja berkata dengan suara tertahan dibelakangku
"Dia magnae di grup kami. Kau pasti mengenalnya."
"Aku mengenalnya. Dia sungmin oppa kan?"
"Anio. Dia kyu hyun. Dia pencinta game. Dia bersuara merdu dan menjadi sub vocal di grup kami. Di memang dekat dengan sungmin tapi dia bukan sungmin. Kalau sungmin yang ini."
Heechul-sshi menunjuk foto seorang namja dengan senyum cantik merangkul pundak donghae-sshi.
"Jadi, dia bukan sungmin?" Kataku menunjuk foto seorang namja tinggi berdiri dibelakang siwon oppa.
"Bagaimana kau bisa melupakannya? Kau selalu bersamanya hampir setiap hari"
"Aku tidak tahu. Aku hanya tahu kalau namanya sungmin bukan kyu" kataku setengah tidak percaya. Ternyata namja yang selama ini bersamaku itu bukan sungmin melainkan kyu.
"Ngomong-ngomong,apa kau disuruh siwon-sshi untuk kesini?"
"Anio. Oppa, dimana aku bisa bertemu minho-sshi? Dia pasti marah kalau aku telat datang."
"Dia ada di lantai 5, kau bisa menggunakan lift di depan kantor ahjusshi"
"Gomawo oppa"
Aku meninggalkan heechul-sshi dan berjalan kearah lift didepan kantor ahjusshi. Dengan perasaan yang masih bingung, aku hampir saja menabrak seorang namja.
"Ah! Mianhaeyo. Aku tidak senga.....kau sungmin-sshi??"
"gwenchana. Ne. Waeyo?"
"Ah...anio. Mianhaeyo."
"Gwenchana~ kau adiknya siwon-sshi? Kau mirip dengannya."
"Ne. Mianhaeyo,sungmin-sshi aku buru-buru."
"Ne"
Aku langsung masuk ke dalam lift dan berfikir dengan keras. Aku menekan tombol bertulisakan angka 5 dan kepalaku pusing sekali. Dan setelah itu semuanya gelap........
"Mi young? Bangunlah! Apa yang terjadi padamu? Astaga!"
"Mi young? Kenapa dia? Hey Kenapa dia bisa seperti ini?!" Suara ini.... Suara....Sung..bukan! Ini suara kyu. Ya ini suara kyu!
"Kyu........"
"ne? Aku disini."
"Selamat Ulang Tahun. Akan kucuci mobilmu nanti"
"Kau....ingat? Kau ingat ulang tahunku? Ingat tentang cuci mobil itu?"
"Aku ingat semuanya"
"Gomawo telah mengingatku kembali. Mianhaeyo aku berbohong kepadamu. Namaku Cho kyuhyun bukan lee sungmin"
"Ne. Gwenchana. Aku yang harusnya minta maaf. Aku melupakanmu. Mianhaeyo."
"Aku senang kau mengingatku kembali" kyu tersenyum dan memelukku "Jangan pernah lupakan aku lagi. Janji?"
"Janji. Selamanya tidak akan melupakanmu" aku tersenyum dalam pelukkan kyu. Aku mengingat semua tentangnya.
"Saranghaeyo"
"Nado saranghaeyo"
-the end-
CMY